PoDJOK 2lisan anak B-Angsa

Knowledge-Social Network sebuah Genre baru engine pembelajaran

October 9, 2008 · 6 Comments

Sebelumnya mu ngucapin Mohon Maaf Lahir batin Minal Aidzin wal faidzin. Mudah2an shaum ramadhan kemarin bisa menghantarkan kita kepada derajat Takwa yang Hakiki…

haiii smua-mua… Setelah terjebak hiruk -pikuk mudik dan kondisi terisolir dari dunia maya, akhirnya blog ini bisa diupdate juga.. puihhh..

Well setelah libur lebaran , seperti biasa, hampir semua lapisan masyarakat kembali kepada kesibukkannya semula. Nyang ngantor ya ngantor, nyang nguliah ya nguliah, nyang ngajar ya ngajar, nyang nganggur ya Melanjutkan cari perkerjaan :D .

Disambut dengan beberapa point hutang (pekerjaan) yang mendesak untuk diselesaikan… Terkhusus hutangku yang satu ini…—Mempersiapkan MAKALAH kelulusan DOSEN— jadi SUPAYA GAJINYA utuh 100 % :D

Sempat memutar-mutar otak untuk mencari tema yang menarik dan menantang untuk dikupas. Akhirnya hati ini telah teguh mengazamkan topik penelitian tentang SITUS SOSIAL yang sebelumnya pernah disinggung di sini .

Coba dech kita pikirin beberapa Fakta menarik di bawah ini:

1. Hampir semua anak muda (termasuk saiah juga) memiliki account di situs social (e.g Friendster, Facebook, Plurk, Blog juga termasuk keknya :D ), bahkan ini menjadi sebuah ukuran seseorang dikatakan CUPU ato TIDAK (pengalaman pribadi).

2. Hampir semua anak muda betah berlama-lama dalam mengexplore situs-situs tersebut…(khususnya ketika di kampus SAWAH ITTELKOM tercinta) Apalagi dengan internet GRETONGAN dan KUENCENG lumayan

3. Dan bahkan, ada juga yang berubah menjadi ceria (sebelumnya BETE) setelah membuka situs tersebut (baca testi, browsing foto, ato kasih Comment gak jelas… ), kan kalo dah ceria kek gitu biasanya DIRI ini akan lebih fresh dalam mengerjakan sesuatu…

Makes me wonder..?. :(   Kira-kira “SENSASI” apa sich yang dimiliki situs social tersebut,sebuah sensasi yang begitu kuat dan menjadi DAYA MAGNET luar biasa bagi PARA ANAK MUDA.??? Ada yang bisa jawab duhai para penghuni dunia maya???

Saiah menjadi kepikiran, kira-kira apa yang akan terjadi jika “SENSASI” yang dimaksud tadi diadaptasi ke dalam sebuah situs Knowledge Resource (Aplikasi E-Learning, Wikipedia, Learning Engine suatu kampus)?? mungkinkah jika Sensasi ini berhasil diadaptasi, maka PARA ANAK MUDA (Mahasiswa, siswa de-el-el) akan semakin betah di dalam proses belajarnya??? Who Knows???

TApi yang jelas akan menjadi sebuah terobosan baru yang positif, jika memang proses pembelajaran di kuliah dan di sekolah bisa di deliver menggunakan suatu “Familiar Engine” ato “Familiar language and Style” yang diminati oleh ANAK MUDA. sehingga penyajian materi kuliah JAUH dari kesan BORING, GARING , dan Non-EMOsi.

Harapan saya adalah , semoga “SENSASI” yang dimaksud bisa dikristalkan untuk kemudian diekstraksi agar bisa dileburkan (diadaptasi-dikonversi) kedalam fitur Learning Engine yang dimiliki oleh suatu institusi pendidikan… .

Mungkin saja nanti akan muncul sebuah standar baru “Learning Engine” ato mungkin saja akan muncul sebuah genre baru dalam situs social ==> Knowledge-Social Network. sekali lagih.. Who Knows???

So ITU tuh topik penelitian yang akan KUGARAP… .. minta bantuannya dunks>>>

Apa sich yang bikin kamu ketagihan/sabar berlama-lama maenin situs social tersebut?? Jawab ya…. Sensasi apa sich yang bikin kamu dateng lagi and dateng lagi??

Categories: Uncategorized

6 responses so far ↓

  • Adham Somantrie // October 9, 2008 at 4:00 pm | Reply

    karena pada dasarnya manusia itu makhluk sosial…

    dengan web 2.0, orang tidak perlu bertatap/bertemu langsung… jadi gak ada yg namanya “gak pede” dalam berkomunikasi… karena dalam berkomunikasi secara langsung, memang dibutuhkan sedikit “keberanian” untuk berbicara atau berinteraksi…

  • adhe3t // October 11, 2008 at 7:02 am | Reply

    wedew

  • yuniara // October 12, 2008 at 12:28 pm | Reply

    mungkin sampai saat ini, sy ngerasa bisa lebih jujur dalam menyampaikan “isi otak saya” [baca : pendapat]. tapi itu didukung juga karena pada dasarnya saya lebih interest menyampaikan isi otak tersebut lewat tulisan, karena lebih terorganisir dan Insya’Allah gak ada yang kelupaam [soale kadang2 klu ngomong, ada yang terlewat gitu]. pengennya sih ada aplikasi video conference gitu ya..yang diterapkan oleh situs sosial tersebut [atau saya aja yang nggak tahu . hehehe...] . tapi kadang kala bagi saya itu gak baik juga, ngobrol via situs sosial, karena klu berhadapan langsung dengan orang yang kita ajak ngobrol, tantangannya lebih besar dan kita bisa tahu dan mengenal karakter orang lain, dan mengambil yang baik darinya.

  • Chimod // October 22, 2008 at 3:42 am | Reply

    klo saiah pribadi ga terlalu suka maenin situs social itu, sukanya maenin situs sendiri, bikin ngangenin… abisnya punya sndiri sie, hehe,,, *btw teu nyambung nyak :P

    lam kenal ya :)

  • Dini Ramdhaniar // October 23, 2008 at 1:55 am | Reply

    assalamu’alaikum pak.
    ngiring ngalangkung. hehe.
    menanggapi tulisan diatas…

    kalo fesbuk jelas karena ada gamesnya yg bikin kita bisa nongkrongin komputer lama2. :p
    tapi motivasi saya ikut situs social bukan karena biar dicap ‘anak gaul’ or whatever yg sejenisnya melainkan supaya saya bisa bertemu dengan teman-teman lama. terutama teman yang udah bertaun-taun ga ketemu.
    seru aja ketika ‘bertemu’ dengan mereka di dunia maya, menyaksikan perubahan dan perjalanan hidup mereka.
    hingga kemudian menjalin kembali silaturahmi yg putus lewat message, comment, wall, yg nantinya berlanjut ke bertukar yahoo messenger/msn sampai nomor telepon, yaa tukar berita dan kangen-kangenan sewaktu msh bareng dulu. ini yg disebut obat stress.
    begitupun teman2 lama yg merindukan saya, mereka dapat menemukan saya dengan mudah :D
    trus situs sosial juga bisa dijadikan ajang promosii yg ampuh. promosi usaha, program, reuni, minta info sana-sini, dan lain-lainnya. hehe. maklum otak bisnis.

    bicara soal sensasi, sebenarnya hanya ada perasaan senang jika kita bertemu kembali dengan teman lama atau bahkan eks-gebetan, ehem,, yg bikin datang lagi dan datang lagi sebenernya hanya kebiasaan aja. merasa sudah terbiasa ‘mengurusi’ ‘rumah’ di dunia maya dan juga mengupdate berita yang nantinya bisa jadi informasi buat orang2 yg membutuhkan. hehe.

    gituloh pak, opini saya. mudah-mudahan bisa membantu topik penelitiannya. :)

  • kombes.com // December 9, 2008 at 1:06 pm | Reply

    Oh ya.. sedikit tambahan, ini juga nech, Social networking indonesia, Facebooknya indonesia ada IM Chatnya juga. Kalau mou join silakan klik aja : http://www.kombes.com
    Trims

Leave a Comment